
Jatuh dan terjatuh lagi
1.10.06
Hari ini aku merasa down lagi. Aku enggak ngerti gimana ngejelasinnya, sesuatu yang mungkin aku enggak mengerti kenapa, sesuatu yang mungkin juga aku tahu meski aku enggak yakin.
Apa benar mimpiku terlalu tinggi? Layaknya balon yang diharapkan terbang tinggi tapi kenyataannya untuk lepas dari pegangan saja dia tak sanggup. Sedih sekali ngeliatinnya. Beberapa hari ini, aku sendiri ngerasa aku harus belajar. Entah belajar untuk menaruh pengharapan pada yang benar ataupun yang lain, aku nggak yakin.
Akhir-akhir ini, setiap orang yang berarti dalam hidupku atau setidaknya orang yang aku anggap punya pengaruh besar dalam diriku membuatku kecewa. Ya, aku tahu kalau setiap dari kita adalah manusia. Yang masih mempunyai perasaan, ego diri dan emosi. Yang entah benar atau salah, masih mau mempertahankan argumen terakhirnya. Tetapi apa tidak terlalu kebetulan kalau kekecewaan ini datangnya berurutan dari mereka? Dan, bukankah kekecewaan itu timbul karena adanya harapan? Apakah itu berarti aku menaruh harapan pada manusia? Apa itu salah?
Aku sedih, falling into my deepest blue. Tapi tetep nggak tahu gimana melukiskan kata sedih itu. Aku akui kalo air mata ini menetes tanpa berkompromi denganku. Sejenak aku menguatkan diri untuk mempunyai harapan yang lain. Namun sekali lagi tidak ada balon yang lepas dari ikatannya. Lalu aku berpikir, apakah harapan ini benar adanya. Berpikir... kalaupun benar, jalan serumit apapun aku sanggupi. Tetapi itu tidak semudah itu. Aku jatuh dan itu sakit. Sakit sampai batinku menjerit cukup, sudahi saja, Tuhan. Jalan selangkah ke depan, aku saja tidak tahu. Di mana kaki ini menginjak, aku pun buta.
Ya, aku sedang belajar.
Kini, setidaknya aku lebih ngerti. Bahwa untuk menjalankan komitmen, untuk berjalan dalam janji, untuk membutakan mata ini, sangatlah susah. Ketika kamu melihat lingkunganmu yang serba 'itu', dirimu layaknya memaksakan untuk 'itu'. Tidakkah kamu bertanya-tanya setidaknya kamu mendapatkan bagian untuk 'itu'? Tapi akan semuanya itu, aku mau belajar dan juga mau diajar untuk melihat dengan mata rohani ini. Aku masih mau menaruh pengharapanku. Menaruhnya pada yang benar. Karena sebenarnya aku tahu, bahwa kenyataan akan pengharapan itu ada dan bahkan sudah ada.
and He told me so...
Annice @ 4:42 am
God loves you always
------------
luv_tigger Says:
"Is it me? Writing with all my emotion in my own space?
Well, you can read. you can put some comments.
But, if there is anything that is bugging you (either it is a pleasant or unpleasant thing), just tell that in front of me ok.
I don't wanna hear it from other people."
Tagbox
Friends
Apple
Elis
Fiona
Gary
Jessica
Li-Shan
Shu Yan
My Friendster page
Listen to my fave music
Public Relations' Blogs Nihongo Zhong Wen Other Archives
Indonesia Strategic Public Relations
PR Studies
Jennifer's Blog
PR Blogger by Stephen Davis
Maverick Indonesia
The Dictionary
Podcast=)
The Japanese Page
Forum
The Dictionary
Podcast=)
Indonesia Now
Previous Posts
Brought to you by:
illusionation
MrBrown.com
Best Suited in:
-Internet connections(duh!)
-Internet Explorer 6
-Mozilla Firefox